021 29959890 sales@tel-access.biz

Banyaknya pemalsuan produk di Indonesia :

Maraknya peredaran produk palsu di masyarakat dan hal ini sudah berlangsung dalam waktu yang sangat lama.

KOMPAS : Vaksin Palsu Diproduksi sejak 2003 dan Ditemukan di Tiga Provinsi (http://nasional.kompas.com/read/2016/06/24/07465481/vaksin.palsu.diproduksi.sejak.2003.dan.ditemukan.di.tiga.provinsi)

 

 

 

Informasi

  • Sekretaris Jenderal Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan (MIAP) Justisiari mengatakan dari hasil survei 2014, potensi kerugian negara sebesar Rp 65,1 triliun akibat pemalsuan produk. Angka itu meningkat 1,5 kali lipat dari survei sebelumnya pada 2010 yang hanya Rp 43,2 triliun. (TEMPO.CO, Jakarta )
  • Tujuh industri dengan jumlah pemalsuan terbesar. Tinta printer palsu (49,4%) , Pakaian palsu (38.9 %) , Barang olahan kulit (37,2%), Peranti lunak (33,5%) , Kosmetik (12,6%) ,  Makanan palsu (8.5%),  dan minuman (3,8%).
  • Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf : pengawasan pemerintah terhadap pembuatan dan peredaran vaksin (obat-obatan) sangat lemah. Oleh karena itu, Kemenkes dan BPOM diminta memperkuat kerja sama lintas sektoral terhadap pengawasan produk dan pengamanan rantai suplai vaksin dengan membentuk gugus tugas(task force)agar dapat meminimalisasi dampak penyebaran dan peredaran vaksin (obat-obatan) palsu. (KOMPAS)

Dampak dan kerugian dari pemalsuan barang bagi konsumen dan produsen.

Akar permasalahan pemalsuan produk di Indonesia

SOLUSI YANG DITAWARKAN

 Dalam upaya mengurangi  resiko pemalsuan produk  dan merek,  Tel-Access menawarkan solusi  yang kami sebut PRIKSA ANTI FAKE SOLUTION“.

PRIKSA adalah sebuah sistem untuk mendeteksi keaslian produksi sebuah  barang dengan menggabungkan Teknologi Informasi dan Telekomunikasi/Call Center.

Konsumen dapat mengecek keaslian sebuah produk melalui aplikasi pada smartphone

 

2.1  PRIKSA ANTI FAKE SOLUTION

1. Setiap barang dapat disertakan dengan sebuah voucher atau sticker yang berisikan kode unik yang menjadi pertanda keaslian suatu barang.

2. Dengan metode konfirmasi melalui aplikasi pada smartphone, konsumen akan mengetahui secara aktual apakah produk tersebut asli atau palsu sebelum digunakan.

3. Kode dapat diperoleh dengan cara menggosok voucher atau atau melalui bar code yang tertempel pada kemasan. Kode dimasukkan ke dalam aplikasi pada smartphone Anda, jika kode tersebut terdaftar, maka barang tersebut merupakan produk asli.

 

2.2  Diagram dan Alur PRIKSA ANTI FAKE Management

Bagaimana Konsumen memperoleh Kode Barang?

 1. Voucher / Sticker : Akan disertakan sebuah Voucher atau sticker di kemasan produk. Hal ini dilakukan ketika proses Packaging berlangsung. Serial Number akan diperoleh setelah menggosok hologram pada voucher atau sticker produk.

2. Bar Code: Tanpa menggunakan hologram, serial number akan dicantumkan pada produk. Nomor tersebut yang menjadi identitas keaslian suatu barang.

 

2.3  Manfaat  PRIKSA ANTI FAKE SOLUTION

2.3.1 Manfaat Bagi Produsen

  •  Mendeteksi jika ada produk palsu di pasaran
  • Mencegah kerugian dalam berbisnis
  • Meningkatkan citra perusahaan karena menunjukan komitmen untuk melindungi keaslian produknya
  • Menjamin kepuasan pelanggan
  • Mencegah munculnya keluhan dan tuntutan hukum dari pelanggan
  • Produsen akan mendapatkan Data Pelanggan berupa : Nama, Lokasi Pelanggan, Info Retailer, dan Lokasi Retailer.
  • Data pelanggan yang terkumpul dapat dianalisa melalui CRM (Customer Relationship Management)

CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT

 Dengan didapatnya informasi data pelanggan, maka di masa depan memungkinkan perusahaan untuk melakukan marketing yang sesuai dengan informasi pelanggan.

Melalui CRM (Customer Relationship Management) maka dari data pelanggan tersebut dapat dapat dilakukan campaign/iklan melalui  SMS, MMS, Message (FB, App, dll) secara terukur, yang akan mendukung pemasaran produk produk sejenis.

 

2.3.2 Manfaat Bagi Pelanggan

  • Melindungi pelanggan dari bahaya / kerugian  barang palsu.
  • Memberikan kenyamanan bagi konsumen karena adanya fasilitas konfirmasi keaslian produk
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan yang telah mengeluarkan dana untuk membeli